Tugas: Pastoral Dasar ( Kata Pengantar dan Homili)

KELOMPOK III

NAMA-NAMANYA SBB:

  1. ROYMUNDUS REDE WATU
  2. MIKHA ARYA DANA
  3. ANASTASYA WINARTI MARDIANSYAH

1.  KATA PENGANTAR DALAM MINGGU PASKAH YANG KE VI ( Mereka ditumpangi tangan oleh Petrus dan Yohanes dan menerima Roh Kudus)

Saudara-saudari yang terkasih dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus, di mana dalam bacaan-bacaan Suci pada hari ini ingin mengajak kita untuk dapat menyadari dalam setiap langkah hidup yang kita jalani pada keseharian ini. Dalam bacaan ini juga ingin menguatkan dalam setiap tindakan yang kita ambil dan setiap kehidupan yang kita lalui bersama dalam setiap saat. Seperti dalam bacaan pertama pada (Kisah Para Rasul 8:5-8.14-17) dalam bacaan ini mengisahkan tentang:” Pada ayat ke 8 Maka sangatlah besar suka dalam kota ini”). Bacaan kedua pada Surat Petrus yang Pertama ( 1Petrus 3:15-18) Dalam bacaan Kedua ini mengisahkan tentang:”Pada ayat ke 17 Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, dari pada menderita karena berbuat jahat). Dalam injil (Yohanes 14:15-21). Dalam Injil ini mengisahkan tentang:” Pada ayat ke 18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali pada mu). Dalam Minggu Paskah yang ke VI ini di mana kita sebagai umat katolik selalu merayakan tentang kehadiran Yesus Kristus yang telah bangkit dari penebusan dosa-dosa umat manusia. Bacaan-bacaan ini juga memiliki kaitan erat dalam kehidupan nyata yang telah dilalui Yesus Kristus. Agar kita layak masuk dalam kerajaan surga marilah kita sesali segala dosa dan kesalahan kita. Sehingga kita dapat merenungkan sabda Allah dan layak menerima Tubuh dan Darah Yesus Kristus.

2. HOMILI

Saudara-saudari yang terkasih dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus     bacaan Injil pada hari ini mengisahkan tentang:(”  Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali pada mu”). Di mana bacaan ini memiliki suatu perumpamaan yang nyata yang benar-benar kita resapi didalam setiap langkah dan keputusan yang kita ambil. Sehingga didalam kehidupan kita sebagai umat Kristiani yang beriman memiliki suatu kebiasaan yang besar dan kebiasaan yang mempunyai arti tersendiri, dan juga mempunyai memanfaat yang berlimpah. Untuk kita hayati dala m sikap dan tindakan sebagai seorang yang sederhana dan dan punya rasa tanggung jawab, setia, dan mau berbagi kasih dalam sebuah inspirasi hidup yang nyata.           Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, ini juga mau menunjukkan kepada kita bahwa,bagaimana cara kita memiliki suatu iman yang berlimpah didalam kasih dan pengharapan itu sendiri. Kalau kita benar-benar yakin dan percaya seperti yang dikatakan dalam bacaan tadi,  kita memiliki suatu sikap tersendiri dan sikap rendah hati dalam berbagai hal yang kita nikmati disetiap saat. Oleh sebab itu, janganlah kita sekali-kali tidak mempercayai apa yang telah dikatakan dalam bacaan Injil tadi. Karena ini semua adalah satu-satunya cara untuk kita selalu mengucapkan syukur kepada Allah dengan apa yang sudah kita peroleh didalam kasih dan pengharapan itu sendiri. Dan juga janganlah sekali-kali kita mengatakan bahwa kehidupan ini tidak memiliki suatu perasaan yang besar. Semoga renungan pada hari ini dapat menguatkan kita untuk selalu membiasakan diri dalam setiap perkembangan dan bertumbuh dalam sikap yang sederhana dan sikap yang mutlak dalam kerendahan hati.

3. REFLEKSI

Dari bacaan Suci yang kami dengar, kami melihat dari situasi yang ada. Kami memiliki peranan penting untuk selalu melibatkan diri dalam setiap langkah yang kami pilih untuk mengembangkan sebuah pertumbuhan dalam iman dan sebuah kebiasaan yang menonjol untuk dapat berbagi pengalaman menarik  dan kasih diantara sesama. Sehingga kami dapat berbuat baik, perduli terhadap sesama, dan dapat kami rasakan di setiap situasi yang ada. Langkah-langkah awal yang kami pilih adalah kami lebih mendalamkan lagi mengenal tentang dasar-dasar Biblis yang telah tetera dalam ajaran Yesus Kristus. Semoga refleksi singkat yang kami buat dapat lebih meyakinkan kami untuk menjadi pewarta sabda yang abadi dalam setiap langkah dan tindakan yang kamil ambil.

 

TUHAN YESUS MEMBERKATI “DEO GRACIAS”

 

 

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Pastoral Dasar. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s