kateketik umum 16 dokumen gereja

Nama          : Sr Leonarda Berkasa TMM

Nim            : 2016 008

Semester     : II

 

DOKUMEN GEREJA KATOLIK HASIL KONSILI VATIKAN II

Konsili Vatikan II (1962 – 1965) adalah sebuah konsili ekumenis ke-21 dari Gereja Katolik Roma yang dibuka oleh Paus Yohanes XXIII pada 11 Oktober 1962 dan ditutup oleh Paus Paulus VI pada 8 Desember 1965. Pembukaan Konsili ini dihadiri oleh hingga 2540 orang Uskup Gereja Katolik Roma sedunia (atau juga disebut para Bapa Konsili), 29 pengamat dari 17 Gereja lain, dan para undangan yang bukan Katolik.

Konsili Vatikan II tersebut terdiri atas 4 sidang (yang berlangsung pada tahun 1962, 1963, 1964 dan 1965) yang menghasilkan dokumen gereja yang berjumlah 16 dokumen penting gereja Katolik, yaitu:

 

  1. Ad Gentes (Kepada Bangsa – Bangsa) adalah sebuah dekrit mengenai karya misioner gereja.
  2. Apostolicam Actuositatem (Kegiatan Kerasulan) adalah sebuah dekrit yang menjelaskan mengenai peran kerasulan awam.
  3. Christus Dominus (Kristus Tuhan) merupakan dekrit tentang peran kegembalaan Uskup dalam kehidupan gereja Katolik.
  4. Dei Verbum (Wahyu Tuhan/Ilahi) adalah konstitusi dogmatik tentang wahyu ilahi.
  5. Dignitatis Humanae (Martabat Pribadi) merupakan dekrit mengenai deklarasi kebebasan beragama.
  6. Gaudium Et Spes (Kegembiraan Dan Harapan) adalah konstitusi pastoral mengenai gereja Katolik dalam dunia dewasa ini.
  7. Gravissimum Educationis (Makna Pendidikan) adalah sebuah deklarasi mengenai pendidikan katolik.
  8. Inter Mirifica (Antara Penemuan) adalah dekrit tentang alat-alat komunikasi sosial dalam gereja.
  9. Lumen Gentium (Terang Bangsa – Bangsa) merupakan konstitusi dogmatik tentang gereja Katolik.
  10. Nostra Aetate (Dewasa Kita) merupakan dekrit mengenai sikap gereja Katolik terhadap gereja-gereja yang non-Katolik.
  11. Optatam Totius (Pendidikan Imam) adalah sebuah dekrit tentang pendidikan imam.
  12. Orientalium Ecclesiarum (Gereja Katolik Timur) adalah dekrit mengenai gereja-gereja Katolik timur.
  13. Perfectae Caritatis (Pembaharuan Hidup Kebiaraan) adalah dekrit mengenai pembaharuan yang serasi hidup kebiaraan.
  14. Presbyterorum Ordinis (Keluhuran Martabat) merupakan sebuah dekrit mengenai kehidupan dan pelayanan para imam.
  15. Sacrosanctum Concilium (Konsili Suci) adalah sebuah konstitusi mengenai liturgi kudus.
  16. Unitatis Redintegratio (Pemulihan Kesatuan) adalah dekrit yang menjelaskan tentang ekumene.

Dekret (dari bahasa Latin decernere = mengakhiri, memutuskan, menentukan) ialah perintah yang dikeluarkan oleh kepala negara maupun pemerintahan dan memiliki kekuatan hukum. Banyak konstitusi memungkinkan dekret dalam masalah tertentu, seperti pada pernyataan keadaan darurat.

Konstitusi atau Undang-undang Dasar (bahasa Latin: constitutio) dalam negara adalah sebuah norma sistem politik dan hukum bentukan pada pemerintahan negara—biasanya dikodifikasikan sebagai dokumen tertulis.

 

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kateketik Umum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s