PASTORAL DASAR

Tugas Pastoral Dasar

Nama :Alberta ranti
Nim :ik 2016-002
Semester:III

Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

TATA PERAYAAN SABDA HARI MINGGU BIASA XXVI TAHUN(A)

RITUS PEMBUKA
1. Perarakan Masuk (MB 676)

2. Tanda Salib
P: Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Amin.

3. Salam
P: Semoga kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.

4. Kata Pengantar
Saudara saudari yang terkasih. Ada orang yang mudah mengatakan “ya, saya mau…”, tetapi tidak melaksanakannya. Janji tinggal janji. Dalam keidupan bersama, oran seperti itu dikatakan “ pembohong , tidak konsekuen, hanya ngomong saja.” Yang mampu mengantar kita kepada Tuhan adalah kehidupan bersama yang tidak diwarnai sikap egois , sikap yang hanya memikirkan diri sendiri. Dalam hidup bersama diperlukan sikap solider, sikap mau mengerti, sikap tenggan rasa, dan sikap saling menerima satu sama lain. Iman harus nyata dalam perbuatan.

5. Tobat Dan Permohonan
P: Saudara-saudari,di hadapan Tuhan yang kini hadir di tengah kita, marilah menyesali dan mengakui segala dosa, serta memohon ampun atas segala kekurangan kita supaya pantas bertemu dengan Dia dan layak merayakan Sabda penyelamatan-Nya.
(Hening sejenak…)
Saya mengaku, kepada Allah yang Mahakuasa dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya kepada Allah Tuhan kita.
P: Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

6. Tuhan Kasihanilah (MB 716)

7. Madah Kemuliaan (MB 717)

8. Doa Pembuka
P: Marilah berdoa.
Ya Allah, Engkau menyatakan kuasa-Mu yang tak terhingga terutama dengan menyayangi dan mengasihani kami. Lipatgandakanlah rahmat-Mu atas kami agar kami mengejar hidup yang Engkau janjikan dan kelak mendapat bagian dalam sukacita surgawi. Maka kami mohon berkat-Mu lewat pengantaraan Yesus Kristus, Putera-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau, dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U: Amin.

LITURGI SABDA
9. Bacaan Pertama
L: Bacaan dari Kitab Yehezkiel (18 : 25-28)
Tetapi kamu berkata: Tindakan Tuhan tidak tepat! Dengarlah dulu, hai kaum Israel, apakah tindakan-Ku yang tidak tepat ataukah tindakanmu yang tidak tepat? Kalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan sehingga ia mati, ia harus mati karena kecurangan yang dilakukannya. Sebaliknya, kalau orang fasik bertobat dari kefasikan yang dilakukannya dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya.Ia insaf dan bertobat dari segala durhaka yang dibuatnya, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.
L : Demikianlah Sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah

10. Mazmur Tanggapan

11. Alleluya/Bait Pengantar Injil
Alleluya 962
Alleluya…. Alleluya… Alleluya…
Ayat:
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, Sabda Tuhan,
Aku mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku.

12. Bacaan Injil
P : Semoga Tuhan beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
P: Inilah Injil Tuhan kita Yesus Kristus menurut Matius(21:28-32)
U : Dimuliakanlah Tuhan.
Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur. Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Jawab mereka: “Yang terakhir.” Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah. Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya.”
P : Demikianlah Injil Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.

13. Renungan
Selamat Pagi Pastor, Suster, Bapak, Ibu serta Saudara- Saudari Yang Terkasih dalam Tuhan Kita Yesus Kristus. Pada pagi yang cerah ini mari kita mengucapkan syukur an selalu bersyukur karena Tuhan masih mengasihani kita dan memberikan kita kesehatan.
Pada Bacaan Pertama hari ini Allah memberikan pertanyaan kepada orang-orang Israel yang mengatakan bahwa “ Tindakan Tuhan tidak tepat !” serta Allah menanyakan tindakan Ia atau tindakan mereka yang tidak tepat, Allah menegaskan kepada orang Israel “ Barangsiapa yang bersikap curang maka ia akan mati karena kecurangan yang ia lakukan.” Tetapi bila orang berdosa bertobat dan melakukan kebenaran maka ia akan menyelamatkan nyawanya. Di dalam hidup kita sering melakukan kecurangan demi mencapai apa yang kita inginkan, tetapi tanpa kita sadari kita mengorbankan banyak orang karena kecurangan kita, dan kita sama sekali tidak ingin memperdulikan hal itu bahkan dosa sekali pum karena sering orang berpikir bahwa “ Tuhan akan mengampuni Dosa saya”.
Dan Pada Bacaan Injil pada hari ini Tuhan menegur kefasikan orang-orang farisi dan ahli-ahli taurat dalam sebuah cerita dimana di situ “ Ada dua orang anak yang di suruh oleh bapanya untuk bekerja di kebun anggur, Anak yang sulung mengatakan iya tetapi tidak melaksanakannya sedangkan anak bungsu mengatakan tidak mau tetapi kemudian menyesal dan pergi untuk bekerja di kebun anggur tersebut.” Di dalam hidup sering kita melakukan apa yang di perbuat oleh anak sulung tersebut kita sering menjawab Iya demi menyenangkan hati Bapa tetapi kita tidak melakukan, sesungguhnya sifat seperti itulah yang membuat Bapa kecewa. Sejenak saya teringat dengan pengalaman masa kecil saya, saya sering berkata tidak mau ketika saya di suruh oleh ibu saya, tetapi saya berdiam dan berpikir akhirnya saya melakukan apa yang diperintahkan ibu saya karena saya takut bila nanti saya dimarahi dan membuat ibu saya kecewa. Tetapi kita saya bertumbuh remaja ini saya sering menunda nunda pekerjaan dan akhirnya tidak melaksanakannya dan sering juga saya dimarahi oleh ibu saya karena sikap saya yang menunda-nunda waktu tersebut. Dengan cerita pengalaman pribadi saya serta cerita yang di sampaikan Yesus kepada orang-orang farisi dan ahli-ahli taurat , Yesus menegaskan bahwa sesunguhnya mereka yang berdosa contohnya seperti pemungut cukai dan pelacur yang menyesali dan bertobat serta percaya kepada-Nya lah yang akan lebih dulu masuk kerajaan Surga, Sebab “Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, tetapi kamu tidak percaya tetapi mereka yang berdosa menyesal dan percaya kepadanya, meskipun kamu melihat nya, tetapi kamu tetaptidak menyesal daan juga tidak percaya.
Semoga Renungan singkat ini menjadi berkat serta menyadarkan kita bahwa kita Sebagai Anak Allah hendaknya melakukan apa yang diperintahkan dan percaya kepada-Nya agar kita ikut masuk menikmati kerajaan surgawi. Janganlah kita seperti orang farisi dan ahli taurat yang melihat tetapi tidak menyesal serta tidak percaya. Semoga kita dapat mewujudnyatakan Sabda Tuhan ini dalam kehidupan kita sehari- hari bukan hanya berkata iya tetapi tidak melakukannya, tetapi pergi dan lakukanlah apa yang diperintahkan Bapa. Tuhan Yesus Memberkati. Amin.

14. Syahadat
P : Aku Percayaakan Allah Bapa yang Maha Kuasa pencipta langit dan bumi dan akan Yesus Kristus Putra-Nya yang tunggal Tuhan kita. Yang dikandung oleh Roh Kudus dilahirkan oleh Santa Perawan Maria, yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus disalibkan, wafat, dan di makamkan yang turun ketempat penantian pada hari ke tiga Ia bangkit dari antara orang mati.Ia naik ke surga duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Kuasa.dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan yang kekal, Amin.

15. Doa Umat
P: Kita semua dihimpun di dalam kerajaan keselamatan Bapa melalui Kristus Putera-Nya. Maka marilah kepada Bapa kita panjatkan doa-doa kita sebagai putra-putri-Nya yang terkasih:
L: Bagi semua umat Kristen: Semoga semua umat Kristen dipersatukan di dalam nama Yesus, sehigga dalam setiap langkah hidup ini, seluruh umat-Mu selalu mendengar Sabda Putra-Mu dan tekun melaksanakannya. Marilah kita mohon:
U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
L: Bagi para pemimpin bangsa: Semoga para pemimpin bangsa di dunia ini selalu diterangi oleh Sabda-Mu, agar setiap kebijaksanaan yang mereka ambil, mengalir dari pewartaan Kristus sendiri demi keselamatan seluruh alam semesta. Marilah kita mohon:
U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
L: Bagi para penderita: Semoga pengharapan orang-orang yang menderita mendapat peneguhan dan penghiburan berkat Warta Gembira keselamatan Kristus. Marilah kita mohon:
U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
L: Bagi kita semua: Semoga pengharapan akan kasih Kristus selalu bertumbuh sebagaimana Yohanes Pembaptis menanti-nantikan kedatangan Sang Penyelamat sehingga kita siap sedia untuk selalu melaksanakan kelembutan serta kerendahan hati-Nya dalam setiap langkah hidup ini. Marilah kita mohon:
U: Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
P: Bapa yang Mahabaik, sudilah memandang kami sebagaimana Engkau memandang Putra-Mu dengan penuh kasih sayang. Sebab Dialah Tuhan dan Pengantara kami.
U: Amin

16. Persembahan(MB 683)

17. Doa Persipan Persembahan
P : Allah ,Bapa sumber segala cinta kasih, kami mohon kapada-Mu terimalah persembahan kami dan satukanlah segala doa dan persembahan kami ini dengan berkat Karunia-Mu. Doa dan persembahan ini kami serahkan dengan perantara Tuhan kami Yesus Kristus yang bersatu dengan Dikau dan oh Kudus yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang masa.

18. Doa Pujian
P : Saudara-saudari terkasih, setelah menyadari karya keselamatan Allah bagi kita, marilah kita memuji Dia :
5 5 | 1 1 7 6 7 7 | 1 . 0||
P: Ter- pu- ji- lah, Eng- kau di sur- ga.
U : Ter- pu- ji- lah, Eng- kau di sur- ga.

RITUS KOMUNI
19. Tanpa Komuni
P: Saudara-saudari,
pada perayaan ini kita tidak menyambut Komuni Kudus, maka bersama dengan saudara-saudari separoki yang menyambut Komuni, marilah mengahayati kehadiran Tuhan yang kita rindukan di dalam hati kita.
(Hening sejenak)

20. Bapa Kami
P : Saudara-saudari terkasih, kita telah dipesatukan oleh iman yang sama. Maka, sebagai putra-putri Bapa yang satu dan sama, marilah kita berdoa sebagaimana yang diajarkan oleh Putra-Nya sendiri.
U : Bapa kami yang ada disurga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajan-Mu jadilahkehendak-Mu diatas bumi seperti di dalam surga, berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

21. Doa Damai
P : Saudara-saudari, Tuhan Yesus Kristus bersabda kepada para rasul, “ Damai ku tinggalkan kepada-Mu.” Maka marilah kita mohon kepada-Nya. “Tuhan Yesus Kristus, jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah, iman Gereja-Mu, dan restuilah kami, supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dangan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa
U : Amin.

22. Salam Damai
P : Marilah kita saling memberikan salam damai.

23. Doa Komuni Batin
P : Saudara-saudari terkasih, Yesus bersabda, “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.”(Yoh.14:23). Oleh karena itu, marilah kita duduk dalam keheningan untuk menyatukan diri dengan Tuhan yang hadir saat ini di sini bersama kita. Berbicaralah dengan Dia dari hati ke hati dengan mengatakan:
P: Yesus, datanglah, dan tinggallah dalam hatiku.
Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu.
U: Yesus, datanglah, dan tinggallah dalam hatiku.
Jadikalah hatiku seperti hati-Mu.

RITUS PENUTUP
24. Pengumuman

25. Amanat Pengutusan
Saudara-saudari yang terkasih. Tidaklah cukup kata-kata bagus seperti yang diucapkan anak sulung dalam injil. Dia mengaku pergi bekerja di kebun, padahal tidak melaksanakan apa yang dikatakannya itu. Kita mungkin masih seperti anak sulung itu, bahkan sering menjanjikan hal-hal yang indah kepada Allah, namun kita sendiri mengingkarinya. Marilah kita selalu beusaha menyelaraskan pikiran , kehendak dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

26. Doa Penutup
P : Marilah berdoa.
Ya Tuhan semoga perayaan sabda ini memulihkan jiwa raga kami. Semoga kami, yang ikut serta dalam kenangan akan sengsara dan wafat putra-Mu, menjadi ahli waris bersama Dia dalam kemuliaan surgawi. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
U : Amin.

27. Mohon Berkat Tuhan
P : Saudara-saudari terkasih,
Sebelum mengakhiri perayaan ini marilah kita menundukkan kepala, memohon berkat Tuhan.
(Hening sejenak)
P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U : Amin.
Sambil membuat Tanda Salib pada diri sendiri.
Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Saudara sekalian, Perayaan Sabda pada hari Minggu ini sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.

28. Pengutusan
P : Marilah pergi, kita diutus Tuhan untuk mewartakan cinta kasih.
U : Amin.

29. Perarakan Keluar (MB 300 )

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Pastoral Dasar. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s